KAU

pada laman lamun yang serupa halimun
aku mendamba peluk ditiap seluk lekuk hatimu

kau yang kutemu digigil rinduku
ingin kunyeduh pada air yang khusuk berlinang dimatamu

bersujud pasrah pada kalut yang menjamah
aku mengecup tanah mengatup resah

kau dekap aku lebih sigap
sampai detak melengkap
kau nyalakan gebalau rindu
yang mendecak sendu

kau mencipta bilur air yang membulir
dalam degub yang tak henti meletup
kau kubur dengan kesiur debur
merengkuh gemuruh yang mulai lebur

kau cinta yang lupa pada lesung derita
dalam denyar yang terdengar liar
dari pucuk semesta kepelupuk mata

tak kan puas kuhirup denyut dada degapmu
tak kan singsut nenggak pijar kobar baramu

0 komentar

[MAKLUMAT] Buku puisi Mantra Asmara x - +