cintaku bagai angin

bagai angin merahasiakan wujudnya
aku mencintaimu diamdiam
dan gerak dedaun menjadi isyarat harapku
bahkan kau...tak perlu tau
justru sebelum aku mengenalmu
... saat masih dipurba
aku sudah mencintaimu

kataku...cukup namamu kusebut dengan denyut
yang lantas akan menjadi wirid tirakat cintaku
dan aku hanya mengizinkan kau
saat tiap kau menjadi sebab hatiku dzikirkan namamu
maka, tak perlu nampak dilapaklapak sajak
juga tanpa semerbak ditiap jejak

karena, cintaku seperti angin
yang menghembus tulus sehalus kau menatapku
yang menari diceruk hati sambil berpuisi :
cinta bersenandung dipalung jantung

dan jangan harap
bagai kembang cintaku menguncup
karena aku tak ingin dikecup


23102011.....10.28 pagi DEMAK

0 komentar

[MAKLUMAT] Buku puisi Mantra Asmara x - +