bagai angin merahasiakan wujudnya
aku mencintaimu diamdiam
dan gerak dedaun menjadi isyarat harapku
bahkan kau...tak perlu tau
justru sebelum aku mengenalmu
... saat masih dipurba
aku sudah mencintaimu
kataku...cukup namamu kusebut dengan denyut
yang lantas akan menjadi wirid tirakat cintaku
dan aku hanya mengizinkan kau
saat tiap kau menjadi sebab hatiku dzikirkan namamu
maka, tak perlu nampak dilapaklapak sajak
juga tanpa semerbak ditiap jejak
karena, cintaku seperti angin
yang menghembus tulus sehalus kau menatapku
yang menari diceruk hati sambil berpuisi :
cinta bersenandung dipalung jantung
dan jangan harap
bagai kembang cintaku menguncup
karena aku tak ingin dikecup
23102011.....10.28 pagi DEMAK
Selamat Menunaikan Ibadah Ngopi
Arsip Website
- Oktober 2015 (1)
- Februari 2015 (2)
- Desember 2014 (1)
- November 2014 (1)
- Mei 2014 (4)
- April 2014 (9)
- November 2013 (1)
- Oktober 2013 (11)
- September 2013 (7)
- Agustus 2013 (1)
- Juni 2013 (6)
- Mei 2013 (7)
- Februari 2013 (1)
- Januari 2013 (3)
- Desember 2012 (2)
- November 2012 (1)
- Oktober 2012 (5)
- September 2012 (3)
- Agustus 2012 (3)
- Juni 2012 (1)
- Mei 2012 (1)
- April 2012 (5)
- Maret 2012 (7)
- Januari 2012 (4)
- Desember 2011 (11)
- November 2011 (7)
- Oktober 2011 (19)
- September 2011 (1)
- Agustus 2011 (9)
- Februari 2011 (1)
- Desember 2010 (1)
- November 2010 (1)
- Agustus 2010 (1)
- Januari 2010 (1)
Data Postingan bulan ini :
Unknown

0 komentar