cinta salatin

jenggala yang kugali itu membiar getar dibidak dada
ada renik yang memerah merajah luka
dedara kucandu merindu dera

kupintal dedahan semayang kembang
yang inginkan kau jadi bebatang kenang
bagai busur yang tersungkur dibenderang bulan
digerbang hulu-halang awan jadi penghalang

kau, yang lama kubaca ceritamu dibabad purba
merebas dilintas nafas : bersayap senyap
seraut wajah membilah ingsut
didedaun pinus kau serupa tirus

lembah yang rekah terbedah
tumbuh menganga lekuk bebunga
bagai salatin hatimu menayang
tating menating lalu melayang

tungkai regang ragaku menggerum sumsum
meranggas tak regas merumrum jantung

tapi cinta tak mengenal kasta
tak reda juga tanpa jeda

26102011.DEMAK


0 komentar

[MAKLUMAT] Buku puisi Mantra Asmara x - +