AKU TERTELUH

aku terteluh cumbu
yang kau sujudkan disudut pelupuk
telimpuh bibirmu menyeduh kata
yang kuhinggapkan digetah hatimu

kata kau kutuk menjadi cinta
membuat geram geraham rinduku terlunta
menelingsup beringsut bibirmu lembut dicecap mata
lalu kau kirim jerit yang menyerimpung suara

maka, aku melenguh, menjauh sebelum tiba subuh
saat kaukisahkan sehimpun rumpun-rumpun yang katamu binal

aku terteluh, sungguh
saat cinta yang kau riuhkan diufuk mataku mempiuh
lalu hendak kurajut benang tangis
yang melingsut dirunut rindu

menatah hati dikelepak jiwa
bagai diceruk bebatu rimba
kau cetak bercak sajak mengguris gerimis
mengisari rimbun tubuhmu rambutmu semayang gelombang
putik kembang dikelenjar membiar meletik samar

kaukah yang meriapi hati ditepi nadi
yang menggelembung diujung jantung
bersembulan rinduku dicangkang ruang menggaung tenang
aku merinding digiring senyummu yang mengeping
berjuluran menggali lubang mengubur bayang
hanyut aku kau renggut sampai maut berdenyut

aku terteluh kecipak riak
yang kau denguskan ditebing sajak
menggerum karam aku berkelung dipalung
mengulum lelamun menyamun hatimu yang ranum

aku terteluh saat kata kau laknat menjadi cinta



10152011, DEMAK

0 komentar

[MAKLUMAT] Buku puisi Mantra Asmara x - +